Sekilas tentang Just In Time (JIT)

Opt In Image
FREE E-book!
Cerita Pendek dan Case Problem Solving

Hanya untuk waktu tertentu, ebook 'Para Tikus, Pasta Gigi, dan Problem Solving' dibagikan secara gratis. FREE. Buku ini memberikan penjelasan problem solving yang ringan tetapi tepat sasaran. Lengkapnya.

Just In Time (JIT) adalah sebuah filosofi manajemen dari Jepang yang telah diterapkan sejak awal tahun 1970an di berbagai organisasi manufaktur Jepang. JIT pertama kali dikembangkan dan disempurnakan di pabrik Toyota Manufacturing oleh Taiichi Ohno. JIT akan menyediakan produk yang diminta oleh konsumen dengan delay seminimum mungkin. Taiichi Ohno juga sering disebut sebagai bapak JIT.

Toyota telah dapat bertahan dalam segala tantangan selama bertahun-tahun melalui sebuah pendekatan yang memfokuskan pada manusia, plant, dan sistem. Perusahaan Toyota menyadari bahwa JIT hanya akan mencapai kesuksesan jika setiap orang dalam organisasinya terlibat dan memegang komitmen yang kokoh, proses dan plan dirancang agar mencapai efisiensi dan output maksimum, serta jika kualitas dan program produksi dijadwalkan tepat sesuai permintaan yang ada.

Manufaktur JIT memiliki kapasitas untuk memperkuat kemampuan kompetitif dari suatu perusahaan dalam persaingan pasar secara substansial dengan mereduksi waste dan meningkatkan kualitas produk dan efisiensi produksi.

Terdapat beberapa aspek kultural yang kuat yang terasosiasi dalam JIT di Jepang. Etika kerja Jepang itu sendiri mencakup beberapa hal sebagai berikut:

  • Pekerja memiliki motivasi yang tinggi untuk mencari dan melakukan improvement terhadap kondisi terkini. Walaupun telah  ada standard yang cukup tinggi, mereka terus mengupayakan agar mencapai standard yang lebih tinggi
  • Perusahaan memfokuskan pada pekerjaan tim yang melibatkan kombinasi dari berbagai talent dan sharing pengetahuan, skill problem solving, ide, dan pencapaian dari suatu tujuan
  • Pekerjaan tersebut sendiri dilakukan sampai memakan waktu luang. Sangat jarang ada karyawan Jepang yang bekerja selama 14 jam sehari
  • Karyawan cenderung bertahan dalam satu perusahaan dalam waktu yang sangat lama, bahkan sepanjang karirnya. Hal ini membuka peluang bagi mereka untuk meningkatkan skill dan kemampuan mereka pada tingkatan yang konstan sembari menawarkan banyak keuntungan kepada perusahaan

Keuntungan yang dapat dicapai sangat banyak mulai dari loyalitas karyawan, rendahnya cost turnover, dan pencapaian tujuan perusahaan secara keseluruhan.

Republished by Blog Post Promoter

Post a comment

You may use the following HTML:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>