Tagged: hoshin-kanri

Lean Indonesia - Hoshin Planning Process

Hoshin Kanri

Property of mcts.com

Hoshin Kanri adalah suatu metode yang digunakan dalam strategic planning. Methode ini ditemukan oleh Ishikawa yang berpendapat bahwa setiap orang dalam organisasi adalah ahli dalam pekerjaannya sehingga kekuatan bersama yang dimiliki oleh seluruh organisasi akan membantu tercapainya sasaran perusahaan. Dimulai dari sasaran global perusahaan (site wide) yang kemudian diturunkan ke sasaran per individual department. Penurunan ini bertujuan memastikan bahwa apa yang dicapai oleh deparment harus sejalan dengan sasaran perusahaan, dan jika semua key performance indicator di tingkat department ini tercapai, maka sasaran global juga akan tercapai. Tujuannya adalah manager dan middle manager harus melaksanakan fungsinya untuk melakukan delegasi ke bawah sehingga masing-masing individu memiliki tanggungjawab lebih dan juga sebagai filosofi dari respect for people (menghormati orang lain).

Hoshin artinya compass atau dengan kata lain arah penunjuk, sedangkan Kanri artinya management atau control. Sehingga hoshin kanri berfungsi seperti kompas yang dipasang pada kapal yang memberikan arah untuk seluruh kru kapal melaksanakan segala macam aktivitas apapun untuk mencapai arah dan tujuan yang sama. Visi yang diterjemahkan kepada actionable plan dan dipantau dengan interval terus-menerus, sehingga jika terjadi krisis atau masalah yang bisa mengakibatkan kita tidak sampai ke tujuan, maka kita bisa segera mengambil tindakan untuk mengkoreksinya. Hal ini juga memberikan pandangan yang jelas untuk setiap individu dalam organisasi untuk selalu aware terhadap arah dari perusahaan dan memastikan bahwa apa yang mereka kerjakan adalah sejalan terhadap tujuan utama tersebut dan memahami target yang harus mereka capai.

Setiap department akan aware terhadap KPI yang harus dicapai, tidak bersaing dengan department lain tapi justru bersinergi untuk mencapai tujuan bersama. Sehingga akan terlihat seperti kesatuan yang terkoordinasi. Disiplin yang diterapkan dalam hoshin kanri: Fokus terhadap tujuan bersama, Mengkomunikasikan sasaran pada semua manager, menyertakan semua manager dalam perencanaan untuk mencapainya, dan memberi accountability terhadap semua individu terhadap pencapaian sasaran.

Hoshin Kanri memastikan bahwa implementasi dari setiap rencana untuk mencapai tujuan dapat dilaksanakan di level yang terbawah sehingga mendorong orang untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar. Atasan akan melaksanakan fungsi delegasinya dan coaching untuk membantu bawahan mengatasi masalah dan melaksanakan tindakan. Monitoring dilakukan secara terus menerus dengan interval tertentu untuk memastikan bahwa indicator performancenya terkendali dan jika ada masalah dapat dideteksi sedini mungkin. Masalah akan di analisa di level bawah dan di selesaikan. Jika di level bawah tidak bisa menyelesaikan, maka tugas atasan membantu mengarahkan dan mengcoaching sehingga kemampuan bawahan juga ikut meningkat. Semakin sering proses ini dilaksanakan maka masalah-masalah kecil bisa diselesaikan di tingkat bawah, maka atasan dapat berfokus pada pengambilan keputusan dan menyelesaikan masalah yang lebih besar dan kompleks. Budaya empowering people inilah yang diinginkan untuk menjadikan setiap individu dalam organisasi sebagai penyelesai masalah di area kerjanya sendiri.

Republished by Blog Post Promoter