Waste/Muda: Contoh Sehari Hari (Bagian 2/2)
Kami akan mengirimkan hanya 1-2 email per minggu dan Anda dapat unsubscribe kapan saja. Dengan berlangganan, Anda diberikan 1 ide yang bisa mengubah proses dan produk Anda lebih baik lagi.
Dalam sudut pandang Lean ada tujuh hal yang termasuk waste yang disingkat TIMWOOD. Transportasi, Inventory, Motion, Waiting, Overprocessing, Overproduction, dan Defect. Kami akan memberi ilustrasi waste (muda) dalam kehidupan kita sehari-hari dalam 2 bagian tulisan.
Ini adalah bagian 2 dari tulisan ini. Bagian 1 ini berisi penjelasan untuk TIM dapat dibaca di link ini.
Overprocessing
Overprocessing adalah melakukan suatu aktivitas secara berlebihan padahal hasil yang dicapai tidak lebih baik. Misalkan menuju ke sekolah yang dekat hanya beberapa meter menggunakan mobil, padahal hal yang sama bisa dicapai dengan menggunakan sepeda yang lebih ramah lingkungan. Mencuci baju dengan jumlah air dari banyak sekali ember yang berlebih padahal dengan jumlah ember yang lebih sedikit kebersihan yang dihasilkan juga tetap sama.
Contoh lain, mandi menggunakan gayung dengan air yang berlebihan padahal dengan menggunakan shower bisa lebih menghemat air dan kebersihan yang dihasilkan sama.
Overproduction
Overproduction adalah memproduksi sesuatu yang melebihi permintaan pelanggan. Seorang suami memiliki pelanggan dalam rumah tangga yaitu istri dan anak. Seorang anak menginginkan mainan untuk memacu kreativitasnya, tidak harus mahal karena si anak memiliki sifat keingintahuan sehingga suka merusak mainan. Terkadang sang ayah membelikan mainan dalam jumlah yang berlebihan dan harganya mahal. Kepuasan atas mainan yang ditimbulkan kepada sang anak tetap sama meskipun sang ayah memberinya dalam jumlah yang banyak dan harga yang lebih mahal.
Seorang ibu ingin membuatkan makanan untuk anaknya dengan memasak sesuatu dalam jumlah yang banyak. Bukannya merasa senang, justru nafsu sang anak akan berkurang karena melihat makanan dalam jumlah yang berlebihan. Orangtua yang merayakan ulangtahun anak pada tanggal yang lebih awal dari hari H-nya justru akan membuat sang anak kecewa, karena tidak sesuai dengan keinginan anak untuk dilaksanakan tepat pada hari H-nya.
Defect dan Rework
Defect adalah hal yang tidak sesuai keinginan pelanggan, sedangkan Rework adalah mengkoreksi sebuah aktivitas sehingga sesuai keinginan pelanggan. Saat seorang ibu memasak sup ayam buat keluarganya. Ternyata garam yang diberikan ke sup tersebut terlalu banyak sehingga sup terasa terlalu asin. Si ibu ’merework’ dengan cara menambah air yang berlebih untuk menurunkan rasa asin. Ternyata dengan menambah air justru supnya terasa hambar sehingga si ibu harus menambahkan lagi garam. Hal ini termasuk rework yang menyebabkan waktu memasak menjadi lebih lama dan memakan lebih banyak biaya dalam membuat masakan. Kalau masakan dibuat dengan bumbu yang tidak tepat, maka masakan yang dihasilkan akan menjadi terasa tidak enak (disebut juga sebagai ’Defect’).
Seorang anak yang sudah pergi berangkat sekolah terpaksa harus kembali lagi mengambil buku atau peralatan tulis karena tertinggal adalah bentuk rework juga, karena terjadi hal mubazir bolak-balik ke rumah.
Lean adalah common-sense, tapi tidak otomatis commonsense akan menjadi common-practice. Contoh-contoh sehari-hari di atas dapat membantu Anda menentukan apa waste di lokasi kerja Anda. Silakan mencoba!
Republished by Blog Post Promoter
