Ishikawa Diagram

Hanya untuk waktu tertentu, ebook 'Para Tikus, Pasta Gigi, dan Problem Solving' dibagikan secara gratis. FREE. Buku ini memberikan penjelasan problem solving yang ringan tetapi tepat sasaran. Lengkapnya.
Ishikawa diagram atau yang biasa disebut juga dengan diagram tulang ikan, herringbone diagram, cause and effect diagram, maupun fishikawa ini adalah sebuah causal diagram yang menunjukan causes dari suatu event atau kejadian tertentu. Ishikawa diagram yang ditemukan oleh Kaoru Ishikawa pada tahun 1990 ini adalah salah satu tools yang digunakan dalam melakukan Root Cause Analysis (RCA).
Causes yang dipilih dalam membuat diagram ini telah dikategorikan menjadi beberapa bagian yaitu :
- People, mencakup siapa saja yang terlibat dalam proses.
- Methods, bagaimana proses dijalankan dan requirements spesifik apa yang dibutuhkan dalam melakukan suatu proses tersebut.
- Machines, mencakup segala equipment, komputer, tools, dll. yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan.
- Materials, mencakup bahan baku, parts, pulpen, kertas, dll yang digunakan untuk memproduksi barang atau jasa.
- Measurements, berupa data yang dihasilkan dari proses yang digunakan untuk mengevaluasi kualitas dari proses itu sendiri.
- Environment, mencakup kondisi sekitar seperti lokasi, waktu, temperature, dan budaya di tempat berjalannya proses.
Lalu bagaimana langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menggambarkan ishikawa diagram ini? Kami mencoba memberikan penjelasa step-by-step disertai dengan contoh untuk memudahkan Anda dalam mengikutinya.
Langkah 1
Tuliskan effect yang akan diinvestigai dan gambarkan sebuah panah ‘tulang ikan’ menuju tulisan tersebut.
Langkah 2
Identifikasi segala area yang memungkinkan terjadinya causes
Langkah 3
Tuliskan segala detail kemungkinan untuk setiap area atau causes-causes utama yang telah Anda buat. Pastikan segala penyebab baik kecil maupun besar tercatat agar tercipta diagram yang baik dan faktual.
Jika sudah selesai Anda akan mendapatkan sebuah diagram yang merepresentasikan sebuah ‘mind dump’ dari segala faktor yang terhubung dengan effect yang akan dianalisis beserta hubungan antara causes dan effect. Selanjutnya Anda akan lebih mudah dalam mencari solusi dari masalah yang ada, salah satunya dengan menggunakan Root Cause Analysis.