Langkah-Langkah untuk Mencapai Lean System

Hanya untuk waktu tertentu, ebook 'Para Tikus, Pasta Gigi, dan Problem Solving' dibagikan secara gratis. FREE. Buku ini memberikan penjelasan problem solving yang ringan tetapi tepat sasaran. Lengkapnya.
Jika Anda ingin mengubah maupun merapkan prinsip dasar Lean pada sistem maupun organisasi Anda, terdapat beberapa langkah yang harus diimplementasikan untuk membuat sistem lean manufacturing yang ideal.
Mendesain Sistem Manufaktur Sederhana
Prinsip dasar dari lean manufacturing adalah flow manufaktur yang berbasis pada permintaan. Pada pengaturan produksi seperti ini, inventory hanya ditarik melalui masing-masing pusat produksi ketika dibutuhkan saja untuk memenuhi pesanan dari customer. Terdapat beberapa keuntungan dari penerapan sistem seperti ini yaitu:
- Pengurangi waktu siklus
- Inventory yang lebih sedikit
- Meningkatkan produktifitas
- Meningkatkan penggunaan equipment perusahaan
Selalu Ada Ruang Untuk Improvement
Inti dari lean dibangun oleh konsep tentang improvement produk dan proses yang berkesinambungan dan juga penghilangan aktifitas yang tidak memiliki value. Untuk mengkategorikan aktifitas yang memiliki value caranya cukup mudah, aktifitas ini hanya menyangkut barang atau jasa yang akan dibeli oleh customer, sisanya adalah waste dan harus dihilangkan, disederhanakan, direduksi, atau diintegrasikan. Meningkatkan flow dari material melalui layout sistem baru yang ideal sesuai dengan tingkat kebutuhan customer akan mengurangi waste dalam pergerakan material dan inventory
Melakukan Improvisasi Secara Terus-Menerus
Mindset continuous improvement sangat penting dan mendasar untuk dapat mencapai tujuan perusahaan. Istilah continuous improvement berarti peningkatan improvement dari produk, proses, atau service terhadap waktu, dengan tujuan mereduksi waste untuk meningkatkan fungsional dari tempat kerja, customer service, atau performansi produk. Stephen Shortell (Profesor ahli Health Service Management and Organisational Behaviour – Berkeley University, California) menyatakan: “Agar improvement dapat berkembang, maka kita harus mengolahnya di dalam tanah yang kaya akan zat hara (organisasi yang cepat tanggap), memberikan atensi secara konstan (leadership berkelanjutan), memastikan jumlah cahaya (training dan support) dan air (pengukuran dan data) yang cukup, serta melindunginya dari ancaman dunia luar.”
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
X-NONE
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Langkah-Langkah untuk Mencapai Lean System
Jika Anda ingin mengubah maupun merapkan prinsip dasar Lean pada sistem maupun organisasi Anda, terdapat beberapa langkah yang harus diimplementasikan untuk membuat sistem lean manufacturing yang ideal.
Mendesain Sistem Manufaktur Sederhana
Prinsip dasar dari lean manufacturing adalah flow manufaktur yang berbasis pada permintaan. Pada pengaturan produksi seperti ini, inventory hanya ditarik melalui masing-masing pusat produksi ketika dibutuhkan saja untuk memenuhi pesanan dari customer. Terdapat beberapa keuntungan dari penerapan sistem seperti ini yaitu:
· Pengurangi waktu siklus
· Inventory yang lebih sedikit
· Meningkatkan produktifitas
· Meningkatkan penggunaan equipment perusahaan
Selalu Ada Ruang Untuk Improvement
Inti dari lean dibangun oleh konsep tentang improvement produk dan proses yang berkesinambungan dan juga penghilangan aktifitas yang tidak memiliki value. Untuk mengkategorikan aktifitas yang memiliki value caranya cukup mudah, aktifitas ini hanya menyangkut barang atau jasa yang akan dibeli oleh customer, sisanya adalah waste dan harus dihilangkan, disederhanakan, direduksi, atau diintegrasikan. Meningkatkan flow dari material melalui layout sistem baru yang ideal sesuai dengan tingkat kebutuhan customer akan mengurangi waste dalam pergerakan material dan inventory
Melakukan Improvisasi Secara Terus-Menerus
Mindset continuous improvement sangat penting dan mendasar untuk dapat mencapai tujuan perusahaan. Istilah continuous improvement berarti peningkatan improvement dari produk, proses, atau service terhadap waktu, dengan tujuan mereduksi waste untuk meningkatkan fungsional dari tempat kerja, customer service, atau performansi produk. Stephen Shortell (Profesor ahli Health Service Management and Organisational Behaviour – Berkeley University, California) menyatakan: “Agar improvement dapat berkembang, maka kita harus mengolahnya di dalam tanah yang kaya akan zat hara (organisasi yang cepat tanggap), memberikan atensi secara konstan (leadership berkelanjutan), memastikan jumlah cahaya (training dan support) dan air (pengukuran dan data) yang cukup, serta melindunginya dari ancaman dunia luar.”
Republished by Blog Post Promoter