Training Within Industry

Opt In Image
FREE E-book!
Cerita Pendek dan Case Problem Solving

Hanya untuk waktu tertentu, ebook 'Para Tikus, Pasta Gigi, dan Problem Solving' dibagikan secara gratis. FREE. Buku ini memberikan penjelasan problem solving yang ringan tetapi tepat sasaran. Lengkapnya.

Training Within Industri (TWI) diciptakan oleh Department of War Amerika Serikat yang dijalankan pada tahun 1940 sampai 1945 di dalam War Manpower Commission. Tujuannya pada saat itu adalah untuk menyediakan consulting service kepada industri yang terkait dengan peperangan dan personilnya diharuskan mengikuti kegiatan wajib militer ke dalam angkatan bersenjata Amerika Serikat di saat War Department meminta supply material untuk peperangan. Pada kenyataannya, terjadi kekurangan dari segi personil yang terdidik maupun terlatih seringkali terjadi pada saat yang kurang tepat sehingga mereka harus berusaha meningkatkan performa dari segi industri. Akhirnya terlaksanalah job training yang terus mengalami peningkatan dalam segi jumlah sehingga pada akhir perang dunia kedua sebanyak 1,6 juta pekerja atau karyawan di lebih dari 16500 pabrik telah menerima sertifikasi.

Hubungan dengan Lean

Walaupun program TWI yang dilaksanakan oleh pemerintah Amerika Serikat telah berakhir pada tahun 1945, ternyata pemerintah Amerika Serikat telah memperkenalkan TWI ke negara-negara lainnya di Eropa dan Asia. Beberapa kelompok masih terus menjalankan TWI di Amerika dan negara lainnya. The four horsemen yang beranggotakan Channing Dooley, Walter dietz, Mike Kane, dan Bill Conover terus mengembangkan program ‘J’ dengan mendirikan TWI Foundation. Kelompok ini bertanggung jawab atas penyebaran TWI ke seluruh Eropa dan Asia. Salah satu director dari perusahaan TWI yang didirikan di Amerika Serikat telah dipekerjakan oleh pemerintah Amerika untuk mengadakan training TWI di Jepang.

Ternyata TWI sangat diterima dengan baik di Negara Jepang dimana TWI menjadi bentuk dasar dari budaya kaizen dalam industri. Kaizen, atau yang di dunia barat lebih dikenal dengan nama Quality Circles telah diterapkan dengan sukses oleh Toyota Motor Corporation dengan melibatkan prinsip Lean atau Just In Time dari Taiichi Ohno. Faktanya, di dalam kata pengantar buku Training Within Industry yang dikarang oleh Dinero pada tahun 2005 tersirat bahwa Toyota telah menyempurnakan TWI dan menunjukkan hasil yang sangat baik. Oleh karena itu, TWI adalah pelopor dari kreasi-kreasi terbaik Jepang yang ada saat ini.

 

Republished by Blog Post Promoter

Post a comment

You may use the following HTML:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>